Langsung ke konten utama

Lomba Debat Pendidikan 2016

     Usai sudah salah satu agenda di Pekan Raya Pendidikan 2016 yaitu Lomba Debat Pendidikan.
Diikuti oleh 24 TIM yang bersaing, beradu argumen selama 2 hari (30 April-1 Mei 2016) membuahkan hasil yang sangat membanggakan bagi TIM HIMABIO B.
     Perdebatan yang sangat menegangkan dialami oleh HIMABIO B dan HIMDIKA B saat memperebutkan Juara Pertama. Kedua TIM yang sangat kuat ini beradu argumen, saling menjatuhkan dan banyak lagi keseruan yang bisa kita lihat saat Final Debat Pendidikan (1 Mei 2016).



    Kembali pada hari pertama (30 April 2016),  8 besar tim berhasil lolos di babak penyisihan ini, mereka adalah :
1. HIMABIO B
2. HIMABIO A
3. HIMDIKA B
4. HIMBASI A
5. HIMBASI B
6. HIMKI A
7. Pendidikan Ekonomi
8. HIMATIKA A

     Menuju seperempat final yang diadakan keesokan harinya (1 Mei 2016) , kedelapan tim tersebut kembali memasuki ruang yang berbeda, ruang yang semakin besar dari ruang sebelumnya, ruang yang semakin membuat hawa perdebatan semakin panas, ruang yang dapat membuat setiap tim bebas menunjukan aksinya, di aula FKIP UNTAN mereka beradu argumen dengan sangat yakin dan percaya diri. Para pembicara 1,2, dan 3 menyampaikan argumennya di atas podium dengan dinilai oleh 4 orang Juri (yang sebelumnya pada saat babak penyisihan hanya dinilai oleh 1 orang juri).
Sampai pada akhirnya, hanya 4 Tim yang berhak maju ke semifinal. Mereka adalah : HIMDIKA B, HIMBASI A, HIMABIO B, HIMABIO A.

HIMDIKA B vs Pendidikan Ekonomi, dimenangkan oleh HIMDIKA B

HIMATIKA A Vs HIMABIO A, dimenangkan oleh HIMABIO A

HIMBASI B vs HIMBASI A, dimenangkan oleh HIMBASI A

HIMABIO B vs HIMKI A dimenangkan oleh HIMABIO B

     Perdebatan semakin panas. Ya, karena 4 Tim ini memang benar-benar luar biasa dalam beraksi, berargumen dan menunjukkan skill, kekompakan timnya masing-masing. Sehingga sampai matahari hampir terbenam, kita dapatkan juaranya.

Juara 1 dimenangkan oleh HIMABIO B
Juara 2 dimenangkan oleh HIMDIKA B
Juara 3 dimenangkan oleh HIMABIO A
Juara Harapan 1 dimenangkan oleh HIMBASI A
Dan The Best Speaker Lomba Debat Pendidikan tahun ini diberikan kepada BARATA perwakilan dari HIMABIO B.

The Best Speaker



Aksi Barata, The Best Speaker saat menyampaikan argumennya

Foto Peserta bersama juri debat pendidikan

Foto Peserta bersama Panitia PRP 2016


Selamat kepada Para Pemenang Debat Pendidikan 2016 !
Sampai jumpa tahun depan !

#Kobarkansemangatmu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hasil pemenang Artikel Pelajar yang masuk 10 besar dapat dilihat di link berikut : https://drive.google.com/file/d/0B7aWBh-RWj4obTlabFpERTNBWms/view?usp=sharing Buat peserta yang telah berhasil masuk 10 besar berhak lanjut ke tahap selanjutnya yang akan diadakan pada tanggal 6-7 Maret untuk Presentasi dan Wisata di Kota Pontianak Sampai jumpa di Kota Pontianak ! :D
Syarat dan ketentuan p eserta Duta Pendidikan 201 6 adalah sebagai berikut: 1.       Peserta m erupakan utusan dari Hima dan setiap Hima WAJIB mengutus 2 peserta. 2.       Perserta merupakan mahasiswa aktif FKIP Universitas Tanjungpura minimal s emester 2 dan maksimal semester 4 yang  dibuktikan dengan fotokopi Kartu Tanda Mahasiswa ( KTM ) pada saat pendaftaran. 3.       Mengisi formulir pendaftaran. 4.       Memiliki IPK ≥ 3,00 dengan dibuktikan oleh foto k opi transkip nilai . 5.       Tiap peserta diwajibkan membuat tulisan tentang “Peran Pendidikan Dalam Masyarakat Ekonomi Asean” diserahkan kepada panitia lomba paling lambat saat karantina . Ketentuan penulisan adalah sebagai berikut: a.        margin: atas dan kiri 4, bawah dan kanan 3 serta dengan spasi 2 ; b.       jenis f...

MOSI DEBAT PENDIDIKAN 2016

MOSI DEBAT Babak Penyisihan 1.       Bahwa pendidikan Home Schooling dianggap lebih efektif dari pendidikan formal. 2.       Bahwa E-book meningkatkan budaya literasi di kalangan siswa 3.       Bahwa Lulusan Sekolah Menengah Kejuruan jauh lebih produktif di banding Sekolah Menengah Atas. 4.       Bahwa Kekurangan sarana dan prasarana menyebabkan rendahnya prestasi siswa di bidang olahraga. 5.       Bahwa pendidikan di Indonesia menghasilkan “manusia robot”. 6.       Bahwa generasi muda terdidik hanya untuk mengikuti perkembangan bukan mengembangkan pengetahuan. 7.       Bahwa Pelajar SMA berstatus telah menikah boleh mengikuti UN 8.       Bahwa Penggunaan media sosial atau internet sebagai sumber utama bahan ajar siswa 9.       Bahwa Penggunaan...